Tampilkan postingan dengan label Boleh Makan Setelah Imsak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Boleh Makan Setelah Imsak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juni 2016

Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana ?


Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana. mungkin banyak diantara kita yang punya pengalaman di bulan puasa ramadhan ini atau tahun sebelumnya yaitu tentang puasa sahur time yang terlewat karena kesiangan bangun. kebanyakan dari kita telat bangun karena begadang sehingga terlambat tidur, entah karena urusan penting yang berkaitan dengan lembur kerja atau kegiatan lainnya yang sedang menjadi wabah kawula muda bahkan juga orang lanjut yaitu nonton bola. terus yang menjadi pertanyaan, puasa tidak sahur sah atau tidak ? dan bagaimana juga jika puasa sunat tidak sahur atau puasa wajib tanpa sahur ? jawaban atas hal ini akan kami jelaskan pada kesempatan kali ini. namun sebelum itu akan diterangkan sejenak tentang artikel sebelumnya yaitu bagaimana lafadz doa malam lailatul qadar dan bagaiman juga tanda atau ciri malam lailatul qadar menurut hadits shahih. sebagaimana yang telah diketahui malam lailatul qadar lebih baik daripada seribu bulan yang tentunya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan mengamalkan amal ibadah semaksimal mungkin. doa yang dianjurkan dibaca pada malam itu yaitu Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang minta maaf, maka maafkanlah aku). bagaimana dengan tanda-tanda nya ? info lengkap baca Doa Malam Lailatul Qadar.

mungkin sekarang lagi heboh pertandingan sepak bola UEFA Euro 2016 france yang diadakan di perancis  dari tanggal 10 juni sampai 10 juli 2016. sudah menjadi kebiasaan kebanyakan orang muda bahkan yang lebih tua juga tidak sedikit, disuguhi pertandingan bola di tv yang banyak pada jam nanggung yaitu jam 23.00 sehingga selesai jam setengah satu. untung jika sekali dayung dua pulau terlampaui yakni nonton bola sambil sahur sekalian. bagaimana jika tidak makan sahur dan jam 1 baru tidur maka kemungkinan besar akan telat bangun sahur atau bahkan bablas sampai subuh. ini juga masih mending karena masih bisa sholat subuh, bagaimana jika keterusan sampai jam 8 atau 9 pagi ? ini yang perlu mendapat perhatian. sebaiknya kita bijak dalam memanfaatkan waktu dengan baik mumpung ini adalah bulan puasa ramadhan. akan sangat sayang sekali jika lebih banyak waktu malam digunakan untuk nonton bola terlebih lagi pada sepuluh malam terakhir. semoga kita termasuk orang yang dapat memaksimalkan bulan ramadhan dengan amal ibadah. lantas Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana ?

mohon maaf pada saat ini tidak sedang menerangkan hal yang berkaitan dengan bagaimana hukum puasa tidak niat atau tanpa niat karena kesiangan dan manfaat puasa bagi kesehatan. juga tidak sedang menjelaskan mengenai bacaan atau doa sahur puasa maupun tips puasa tidak sahur. akan tetapi akan membahas masalah yang berhubungan dengan Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana atau puasa tidak bangun sahur. ini berlaku untuk puasa sunnah seperti puasa ganti karena berhalangan pada hari ramadhan, daud, ayyamulbidh (tanggal 13, 14 dan 15 tiap bulan qomariyah), puasa senin kamis, puasa bulan rajab, syawal, arafah dan puasa sunat lainnya. juga berlaku untuk puasa ramadhan atau wajib.
puasa tanpa sahur dan niat
ilustrasi - dari ciricara.com

Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana ?

jika masih ada orang yang beranggapan orang yang tidak sahur maka puasa nya batal, ini perlu diluruskan. adapun orang yang sengaja membatalkan puasa karena tidak bangun sahur maka terkena dosa besar karena tidak sahur bukan alasan yang menyebabkan puasa batal. dengan kata lain sahur bukan termasuk syarat sah puasa jadi puasa tidak sahur sah. berdasarkan hadits dari Ummul Mu'minin Aisyah RA.
puasa tanpa sahur dan niat
hadits diriwayatkan dari Aisyah
Aisyah RA. ia berkata : “Pada suatu hari, Rasulullah SAW. bertanya kepadaku: “Wahai Aisyah, apakah kamu mempunyai makanan?” Aisyah menjawab, “Tidak, ya Rasulullah.” Beliau bersabda: “Kalau begitu, aku akan berpuasa.”(H.R. Muslim No. 1950). hadits menunjukkan bahwa Rasulullah SAW. ingin memakan suatu makanan namun karena tidak mendapatkan makanan maka Nabi SAW. berpuasa meskipun tidak sahur pada malam harinya. terlepas dari itu, hadits ini juga menunjukkan bolehnya puasa walaupun tidak melakukan niat pada malam harinya. namun ini khusus puasa sunnah saja bukan puasa wajib. hal ini berbeda hukumnya jika puasa wajib atau puasa ramadhan yang mengharuskan niat di malam harinya. lebih detail masalah niat semoga dapat diulas pada artikel lain. kali ini akan membahas jawaban Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana.
puasa tanpa sahur dan niat
hadits makan sahur
hadits lain yang menunjukkan bahwa hukum bangun sahur adalah sunnah atau dianjurkan berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim bahwa Nabi SAW. bersabda :  “Makan sahurlah karena di dalam makan sahur terdapat keberkahan” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095). Al Hafidz Ibnu Hajar menukilkan ijma' atas kesunnahannya dalam kitabnya Fath Al Bary (3/139). jadi hukum puasa ganti tidak sahur atau puasa sunat tidak sahur maka tetap sah puasanya, begitu juga dengan puasa wajib atau ramadhan dengan syarat telah berniat puasa pada malam harinya. namun tidak mendapatkan keberkahan sahur.

Kesimpulan
- Puasa Sunnah tanpa sahur tetap sah.
- Puasa Ramadhan tanpa sahur tetap sah.
- puasa tanpa sahur tidak mendapatkan keberkahan makan sahur.

demikian artikel tentang Puasa Tidak Sahur Hukumnya Bagaimana semoga kita tetap semangat menjalankan puasa ramadhan dan baca juga Cara Membuat Foto 3x4. semoga sukses. artikel diambil dari berbagai sumber salah satunya adalah seteteshidayah.wordpress.com.

Jumat, 03 Juli 2015

Hukum Makan Setelah Imsak


Hukum Makan Setelah Imsak. banyak diantara kita orang awam yang masih beranggapan bahwa kita harus berhenti makan ketika imsak. artinya ketika ada pengumuman bahwa waktu imsak telah tiba maka kita tidak boleh makan sahur lagi dan yang masih menunaikan sahur segera menyudahi. pertanyaan ini tampaknya sepele namun tidak boleh diteruskan dan haruas diluruskan. sebenarnya banyak pertanyaan-pertanyaan lain seputar puasa karena tidak mempelajari ilmu agama Islam yang merupakan kewajiban akhirnya menjadi salah kaprah. seperti halnya apakah sah puasa jika belum mandi belum mandi wajib.

selain pertanyaan apakah makan setelah imsak membatalkan puasa, ada juga yang masih beranggapan bahwa mimpi basah membatalkan puasa padahal seperti yang telah disebutkan pada artikel sebelumnya bahwa hukum mimpi basah saat puasa adalah tidak membatalkan puasa orang tersebut. hal itu karena orang yang mengalami mimpi basah tersebut tidak mempunyai kehendak atas apa yang menimpanya dan perbuatan tersebut juga bukan hal yang disengaja karena terjadi pada saat tidur. sebagaimana diketahui tidak dicatat amal seseorang ketika dia tertidur sampai dia bangun. bagaimana dengan Hukum Makan Setelah Imsak pada bulan suci ramadhan 2015.

sebelum membahas materi tersebut, diterangkan terlebih dahulu apa arti imsak dan setelah itu akan dibahas Hukum Makan Setelah Imsak. perngertian imsak (meaning) adalah waktu sebelum terdengar adzan subuh kira-kira 10 menit lamanya namun ada juga yang 15 menit. dan mohon maaf pada kesempatan kali ini tidak sedang membahas mengenai imsak mp3, nedir, vakitleri, technique ataupun wikipedia. namun yang akan dijelaskan disini adalah tentang apakah hukum makan selepas imsak atau apa hukum sahur setelah imsak. hal ini diuraikan saat ini mengingat masih ada orang yang beranggapan bahwa orang yang akan puasa tidak boleh makan ketika imsak tiba.
Hukum sahur Setelah Imsak
ilustrasi - wahdah.or.id

Hukum Makan Setelah Imsak

bagaimana hukum minum setelah imsak dan apakah boleh makan setelah imsak ? sebagaimana yang diterangkan ayat Al-Quran Surat Al-Baqarah : 187 bahwa Allah SWT berfirman : "Makan dan minumlah hingga jelas bagimu benang putih dari benang hitam yaitu terbit fajar."
Hukum sahur Setelah Imsak
QS Al-Baqarah 187
ayat diatas menerangkan bahwa seseorang yang berniat akan puasa boleh melaksanakan sahur baik makan, minum atau amalan lainnya yang tidak boleh dikerjakan di siang hari puasa hingga terbit fajar. jika telah terbit fajar maka dilarang untuk makan dan minum lagi. sebagaimana telah diketahui bahwa terbit fajar juga merupakan tanda masukkan waktu subuh sehingga jika telah masuk waktu subuh orang yang berpuasa tidak boleh menikmati sahur lagi. adapun permulaan waktu sholat subuh ditandai dengan dikumandangkan adzan pada waktu terbit fajar shadiq. jadi lebih mudahnya dan lebih berhati-hati kita tidak boleh makan atau minum jika telah terdengar suara adzan subuh. disini tersirat bagaimana Hukum Makan Setelah Imsak.

berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar dan Ummul Mukminin Aisyah radhiallahu'anhuma bahwa Bilal biasanya berazan di malam hari. lalu Rasulullah SAW bersabda, "Makan dan minumlah kalian sampai Ibnu Ummi Maktum berazan karena tidaklah dia azan kecuali setelah terbit fajar." (Hadits Shahih Bukhari 3/29).
Hukum sahur Setelah Imsak
Hadits Ibnu Umar dan Ummul Mukminin Aisyah
dari hadits diatas telah jelas bahwa kita boleh makan dan dan minum atau perbuatan yang lainnya sampai terdengar azan Ibnu Ummi Maktum berkumandang atau ketika suara azan subuh terdengar. jadi batas akhir kita boleh menjalankan sahur pada saat puasa adalah jika masuk waktu subuh dengan ditandai azan subuh atau terbitnya fajar shadiq. terus apa Hukum Makan Setelah Imsak.

Boleh Makan Setelah Imsak

jadi berdasarkan dalil diatas kita boleh makan saat imsak. bukan hanya makan saja tapi kita boleh makan minum saat imsak. hal ini karena imsak tidak dikenal pada zaman nabi. jadi bagaimana hukum imsak menurut Islam. hukum imsak dalam Islam adalah tidak ada, artinya waktu imsak bukanlah batas akhir seseorang boleh melakukan sahur pada saat bulan ramadhan, puasa senin kamis atau puasa lainnya. setiap orang boleh tetap menikamati makan sahur meskipun telah terdengar pengumuman waktu imsak telah tiba. jadi siapa saja yang baru bangun saat imsak maka bersegeralah untuk menunaikan sahur karena makan sahur itu ada berkah. sekarang kita sudah tahu Hukum Makan Setelah Imsak.

bahkan tidak hanya Hukum boleh Makan Setelah Imsak saja, Nabi SAW dan para sahabat sering melakukan sahur mendekati waktu subuh atau dengan kata lain, disunnahkan mengakhirkan makan sahur. sebagaimana diceritakan oleh Bilal bin Rabah bahwa saya mendatangi Nabi SAW memberi tahu beliau untuk sholat subuh. ketika itu beliau hendak puasa. beliau minta dibawakan air dan beliau meminumnya. kemudian beliau memberikan sisanya kepadaku dan akupun meminumnya. kemudian beliau menuju masjid untuk sholat." (Riwayat Ahmad dan perawinya Tsiqah).
Hukum sahur Setelah Imsak
Hadits Bilal bin Rabah - konsultasisyariah.com
banyak kejadian yang menyatakan Nabi SAW menganjurkan untuk mengakhirkan makan sahur dan sebaliknya agar menyegerakan berbuka. dari beberapa hadits ini dapat disimpulkan bahwa Nabi SAW dan para sahabatnya sering melakukan sahur menjelang waktu sholat subuh tiba dan kita pun dianjurkan untuk mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka puasa. adapun salah satu manfaat imsak adalah agar kita segera menyiapkan diri untuk melaksanakan sholat subuh jika telah menunaikan sahur. begitulah Hukum Makan Setelah Imsak.

demikian artikel yang membahas tentang Hukum Makan Setelah Imsak dan baca juga artikel Cara Mutasi SIM Kendaraan, akan dijelaskan lengkap dengan gambar pada tiap langkahnya. selamat berpuasa.

Kesimpulan

- Boleh Makan Saat Imsak
- Setelah makan sahur selesai segera menyiapkan diri untuk sholat subuh
 

© 2013 Cara Puasa. All rights resevered. Designed by Templateism

Back To Top